Bayangkan jika suatu hari, pasca operasi jantung atau serangan jantung akut, pasien tak lagi harus bergantung sepenuhnya pada cocktail obat dengan efek samping kompleks.

Cukup dengan duduk di sebuah ruangan, menghirup udara yang mengandung hidrogen murni, dan membiarkan tubuhnya memperbaiki dirinya sendiri dari dalam.

Nafas Baru Dunia Medis

Hidrogen bukanlah obat mujarab satu untuk segalanya. Tapi ia memberi kita sebuah arah baru: bahwa kadang kekuatan penyembuh paling hebat datang dari sesuatu yang paling ringan, paling kecil, paling sederhana.

Dunia kedokteran, selama ini berkutat dalam zat-zat kompleks, mungkin perlu kembali merenung pada hukum-hukum paling purba alam semesta. Karena siapa sangka, dua atom hidrogen yang bersatu bisa membawa harapan bagi jantung yang patah?

Di antara gemuruh mesin-mesin canggih rumah sakit, akan ada ruang tenang tempat pasien hanya perlu… bernafas.

[Nur Rahmah Awaliah, C.Ed., S.Ked., Dokter Muda alumnus Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Indonesia. Opini ilmiah populer ini ditulis di bawah supervisi Dokter Dito Anurogo MSc PhD]