Sekolah Tinggi Teologia Kristen Harati

About Us

Sekolah Tinggi Teologia Kristen Harati

Sekolah Menengah Teologia Kristen (SMTK) Harati adalah institusi pendidikan Kristen yang berkomitmen untuk mencetak lulusan dengan karakter Kristus yang kuat dan siap sedia melaksanakan Amanat Agung. Kami percaya bahwa pendidikan sejati tidak hanya membekali pengetahuan, tetapi juga membentuk spiritualitas, kepribadian, dan panggilan hidup yang melayani.

Didirikan dengan visi untuk menjadi pusat keunggulan dalam pendidikan teologi Kristen, SMTK Harati berlokasi di Jl. Victoria I Nomor 05, Kelurahan Bukit Tunggal, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Kami didukung oleh Yayasan Pelayanan Amanat Agung, sebuah yayasan yang berdedikasi untuk memajukan misi Kristen melalui pendidikan.

DAFTAR SEKARANG JUGA HUBUNGI KAMI! Klik Disini!

Visi Kami

“Menjadi Sekolah Menengah Teologi Kristen yang Berkarakter Kristus, untuk Melaksanakan Amanat Agung.”

Slogan "Manggatang Utus"

Slogan “Manggatang Utus”, yang berarti “mengangkat harkat dan martabat”, memiliki resonansi yang mendalam dengan esensi rohani dan pelayanan Yesus Kristus. Kaitan ini dapat dilihat dari beberapa aspek fundamental kehidupan dan ajaran-Nya:

  • Penghargaan Terhadap Martabat Manusia sebagai Gambar Allah:
    Inti dari ajaran Yesus adalah penghargaan yang tak terbatas terhadap setiap individu. Alkitab mengajarkan bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (Kejadian 1:27), yang berarti setiap pribadi memiliki martabat yang melekat dan tak ternilai. Yesus secara konsisten menunjukkan hal ini melalui interaksi-Nya dengan orang-orang yang terpinggirkan, sakit, atau dianggap rendah oleh masyarakat pada masa itu. Dia tidak memandang status sosial, etnis, atau dosa, melainkan melihat nilai ilahi dalam setiap orang, sehingga secara radikal mengangkat harkat mereka. [1]

  • Pelayanan Kasih, Keadilan, dan Pemulihan:
    Pelayanan Yesus adalah manifestasi nyata dari “Manggatang Utus” secara rohani. Dia datang untuk melayani dan menghibur orang-orang yang menderita, menyembuhkan tubuh dan jiwa, serta membawa pembebasan dari dosa dan penderitaan. [2, 3]
    Tindakan-Nya yang penuh kasih dan keadilan, seperti menyembuhkan orang sakit, memberi makan yang lapar, dan membela yang lemah, secara langsung mengangkat kondisi dan martabat mereka yang terpuruk. Ini adalah bentuk “mengangkat harkat dan martabat” yang paling mendasar—memulihkan integritas dan kesejahteraan manusia secara holistik. [2, 3, 4]

  • Yesus sebagai “Terang Dunia”:
    Yesus menyatakan diri-Nya sebagai “terang dunia” (Yohanes 8:12). [5]
    Konsep terang ini bukan hanya tentang pencerahan spiritual, tetapi juga tentang membimbing manusia keluar dari kegelapan kebodohan, dosa, dan penindasan menuju kebenaran dan kehidupan. [5, 6]
    Sebagai terang, Yesus mengangkat martabat manusia dengan memberikan pemahaman tentang tujuan hidup, nilai-nilai moral yang benar, dan jalan menuju keselamatan. Ini adalah pencerahan yang mengangkat harkat intelektual dan spiritual.

  • Pemberdayaan untuk Hidup yang Bertanggung Jawab:
    Yesus tidak hanya melayani, tetapi juga memuridkan dan memberdayakan para pengikut-Nya untuk melanjutkan pekerjaan-Nya. Dia memanggil mereka untuk menjadi “terang” di dunia, hidup dalam kekudusan, dan memancarkan terang-Nya kepada sesama. [6]
    Pemberdayaan ini mencakup penanaman karakter seperti Kristus, disiplin diri, dan rasa akuntabilitas yang mendalam kepada Tuhan dan sesama. [7, 8]
    Dengan demikian, Yesus mengangkat martabat manusia dengan membekali mereka untuk hidup secara bertanggung jawab, memberikan dampak positif, dan menjadi agen perubahan yang membawa kebaikan bagi komunitas dan bangsa.

Singkatnya, semangat “Manggatang Utus” yang berfokus pada pengangkatan harkat dan martabat sangat selaras dengan seluruh misi dan spiritualitas Yesus Kristus. Kehidupan, ajaran, dan pelayanan-Nya adalah teladan utama bagaimana martabat manusia dapat diangkat melalui kasih, kebenaran, keadilan, dan pemulihan rohani.

Sasaran SMTK HARATI

Sasaran utama SMTK HARATI adalah mewujudkan visinya melalui praktik pendidikan yang holistik. Ini mencakup:

  • Pendidikan Holistik Berpusat Kristus:
    Menyediakan pendidikan yang berpusat pada Kristus dan terintegrasi Alkitabiah, membekali siswa dengan pemahaman teologis yang mendalam dan pengetahuan umum yang komprehensif, serta memupuk pandangan dunia Kristen yang kuat.

  • Pembentukan Pemuridan Holistik:
    Membudayakan pemuridan holistik melalui pendampingan yang disengaja, pelatihan praktis, dan komunitas yang memelihara, mengembangkan siswa menjadi individu dewasa dengan karakter seperti Kristus, disiplin diri, dan rasa tanggung jawab yang mendalam kepada Tuhan dan sesama.

  • Pemberdayaan untuk Dampak Sosial dan Misioner:
    Memberdayakan siswa untuk hidup misioner dan berdampak sosial dengan memelihara iman mereka, melatih mereka untuk secara efektif membagikan Injil, dan menginspirasi mereka untuk menerapkan prinsip-prinsip Alkitab sebagai agen kebenaran, keadilan, dan kasih dalam keluarga, gereja, dan bangsa yang lebih luas.

  • Mencetak Pemimpin Mirip Kristus:
    Memupuk generasi pemimpin yang serupa dengan Kristus, yang mampu berfungsi sebagai “terang bagi bangsa” dalam berbagai aspek kehidupan.

  • Kontribusi Positif bagi Bangsa:
    Menghasilkan lulusan yang bertanggung jawab secara sipil, berlandaskan etika, dan mampu memberikan dampak positif yang nyata di komunitas mereka dan bangsa, menerapkan prinsip dan nilai-nilai Kristen pada tantangan dunia nyata.

Nilai-Nilai Inti SMTK HARATI

Nilai-nilai inti SMTK HARATI tercermin dalam setiap komponen visinya:

  • Pemuridan:
    Nilai yang berfokus pada pembentukan karakter holistik dan pertumbuhan spiritual siswa agar menjadi pengikut Kristus yang setia dalam pikiran, karakter, dan tindakan. Ini menekankan pentingnya mentor spiritual dan teladan hidup dari para pendidik.

  • Alkitabiah:
    Menegakkan Alkitab sebagai Firman Tuhan yang tidak dapat salah, sumber kebenaran, dan otoritas utama yang menginformasikan setiap aspek kehidupan, pembelajaran, dan praktik. Nilai ini mendorong integrasi prinsip-prinsip Alkitab di semua mata pelajaran.

  • Injili:
    Berpusat pada Injil Yesus Kristus dan misi untuk membagikan kabar baik keselamatan. Nilai ini mendorong siswa untuk menjadi “missioner” yang aktif memberitakan Injil dan menjalani iman mereka secara transformatif.

  • Tanggung Jawab:
    Menanamkan integritas moral, disiplin diri, dan rasa akuntabilitas yang mendalam, baik kepada Tuhan maupun sesama. Nilai ini melibatkan pengembangan individu yang seimbang melalui dimensi spiritual, emosional, intelektual, dan fisik, serta kesadaran untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab.

  • Dampak Sosial / Terang Bagi Bangsa:
    Nilai ini mendorong lulusan untuk menjadi agen transformasi positif yang membawa kasih, keadilan, dan kebenaran Kristus ke dalam semua lingkup kehidupan masyarakat—bukan hanya dalam ranah keagamaan, tetapi juga dalam aspek sosial, ekonomi, politik, dan budaya.


 

Butuh Bantuan? Hubungi Kami!